BisonConvey

PEMILIH KELAS ROLLER CEMA

Kelas CEMA dan diameter roller yang direkomendasikan

Pilih kelas roller CEMA (A hingga E2) dan diameter roller terkait untuk konveyor belt bertabung. Rekomendasi didasarkan pada lebar belt sebagai kriteria utama CEMA, lalu naik satu kelas otomatis untuk kecepatan tinggi (>3,5 m/s), lump besar (>200 mm), atau kombinasi tugas berat dengan belt lebar.

Belt

Material

Roller yang direkomendasikan
Kelas CEMA
C
Klasifikasi CEMA A–E
Diameter roller
127 – 152
mm
Lebar standar terdekat
1200
mm
Logika pemilihan
  • Lebar ≤ 500 mm → Kelas A (roller ⌀89 mm)
  • 500 – 800 mm → Kelas B (roller ⌀102 – 127 mm)
  • 800 – 1200 mm → Kelas C (roller ⌀127 – 152 mm)
  • 1200 – 1600 mm → Kelas D (roller ⌀152 – 178 mm)
  • 1600 – 2000 mm → Kelas E1 (roller ⌀178 mm)
  • > 2000 mm atau tugas berat lebar+padat → Kelas E2 (roller ⌀178 – 219 mm)
  • Kecepatan > 3,5 m/s ATAU lump > 200 mm → naik satu kelas

Butuh spesifikasi roller terverifikasi dengan bearing dan seal?

Bicara dengan insinyur

Cara kerja kelas roller CEMA

CEMA mengklasifikasikan roller dalam enam kapasitas beban — A, B, C, D, E1, E2 — berdasarkan kombinasi beban statis dan beban tumbukan. Kelas A untuk tugas ringan (belt sempit, paket); Kelas E2 paling berat (belt sangat lebar, bijih berat di tambang).

Lebar belt adalah kriteria utama karena menentukan beban statis. Belt yang lebih lebar dan material yang lebih padat butuh roller lebih besar dengan bearing lebih tangguh untuk mencapai usia L10 yang sama. Kecepatan dan lump berperan sebagai modifier.

Setelah memilih kelas, diameter roller mengikuti. Kelas lebih tinggi memakai roller lebih besar (⌀89 hingga ⌀219 mm) dengan dudukan bearing lebih dalam. Roller zona pemuatan selalu naik satu kelas — beban tumbukan jadi penentu di sana.

Tabel aplikasi CEMA

Kombinasi indikatif lebar × densitas dan kelas CEMA yang dihasilkan. Kecepatan > 3,5 m/s dan lump > 200 mm menaikkan satu kelas.

Lebar beltDensitas materialKelas⌀ Roller
≤ 500 mmApa punA89 mm
650 – 800 mm< 1,6 t/m³B102 – 127 mm
800 – 1200 mm< 2,0 t/m³C127 – 152 mm
1200 – 1600 mm1,0 – 2,5 t/m³D152 – 178 mm
1600 – 2000 mmApa punE1178 mm
2000 mm +Apa punE2178 – 219 mm

Kesalahan umum

  • Memakai kelas yang sama sepanjang konveyor. Zona pemuatan selalu butuh satu kelas lebih tinggi dari roller pembawa.
  • Lupa bahwa roller balik biasanya bisa turun satu kelas — hanya menopang belt kosong.
  • Mengukur hanya untuk kecepatan nominal. Banyak belt tambang berjam-jam di mode start-up lambat — verifikasi usia L10 di kecepatan terendah.
  • Mencampur kelas CEMA dengan ketebalan shell tidak memadai. Shell D yang tipis akan penyok meski bearing benar.
  • Mengabaikan suhu. Di bawah 0 °C grease standar mengeras — pilih grease suhu rendah atau naikkan satu kelas.

Kapan berkonsultasi dengan insinyur

Pemilih ini memberi estimasi awal kelas CEMA. Instalasi nyata juga butuh ketebalan shell, pemilihan seal (labirin vs triple lip), lapisan dudukan untuk lingkungan korosif, dan kekakuan roller impact di zona pemuatan. Untuk penawaran roller untuk tambang penuh atau upgrade, hubungi insinyur BisonConvey.

Minta spesifikasi roller

Alat teknik lainnya

MARI BERDISKUSI